jam

daftar pengunjung

Perbedaan Ninja RR (Lokal/CKD) & KRR CBU (Thailand)

Thursday, July 18, 2013

print this page
send email

Perbedaan Ninja RR (Lokal/CKD) & KRR CBU (Thailand)

KRR-ZX150 Ninja 150 dibagi menjadi tiga varian, yaitu Ninja R atau S, ninja VR dan ninja RR atau KRR 150. KRR 150 atau lebih dikenal sebagai ninja RR 150 itu adalah versi Indonesianya. Versi Thailand adalah ZX 150.
Setelah November 2006, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) tidak lagi memboyong ninja dari Thailand dan sudah CKD disini. Makanya jika Anda memperhatikan stiker RR dibuntut kiri-kanan agak beda warnanya, yang lama (CBU) warna gold dan yang baru merah putih.
Bedanya, yang stiker gold masih menggunakan blok mesin 1878 dan yang baru sudah menggunakan 1855 plus HSAS untuk varian ninja RR 150.
Perbedaan lain dari varian Ninja 150 :
1- Ninja R tidak ada fairing, karbu Keihin 26, KIPS
2- Ninja VR fairing batok lampu, karbu keihin 26, KIPS
3- Ninja RR full fairing, karbu mikuni 28, SuperKIPS
Sementara, beda dari ninja RR 150 ato KRR 150 dengan versi Thailandnya, yaitu ZX 150 adalah:
*ZX velg warna putih, RR warna hitam
*ZX tidak ada lampu senja, RR ada
*ZX top RPM 13.000rpm. Sementara RR antara 10.000-11.500rpm max ( terletak di mesin yang disebut “automatic speed limiter”)
Blok mesin berkode 1878 kata orang adalah blok legend. Agar blok 1855 nambah top speednya, besarkan saja lubang exhaustnya dan papas head sedikit biar top speednya tambah, tapi ingat jangan terlalu ekstrem, nanti motor malah tidak lari.
Menurut om “Kampret” Star Motor and om Aciu eks Dirgantara Yamaha, kalau untuk spek Ninja RR, sedikit saja kalau derajat papas dan lubangnya bisa luar biasa hasilnya. Tidak usah neko-neko beli parts racing, tapi kalau knalpot harus diganti biar free pembuangannya.
Untuk warna, contohnya, sekilas biru ZX-KRR dan RR nyaris sama, padahal ada sedikit perbedaan. Ninja ZX-KRR sedikit lebih gelap (lebih oke kualitas material/bahan catnya kata orang yang melihat). Begitu pula dengan warna silver. Perbedaan warna akan terlihat jelas jika keduanya dijejerkan di bawah terik sinar matahari atau temaran lampu.
Jika dicermati dengan teliti, perhatikan baik-baik kualitas bahan fairing dan bodi, ketuklah. Maka versi CBU Thai sedikit lebih tebal dan padat.
Biasanya ZX-KRR yang langsung diimpor dari Thailand, di sejumlah titik terdapat informasi petunjuk berbahasa thai, dengan huruf-huruf ‘cacing’ tentunya. Misalnya di tabung shock belakang, speedometer, atau di segitiga.
Jika tertarik membeli versi ZX-KRR seken, untuk membedakannya, cek STNK. Karena sekarang banyak penjual nakal mengaku-ngaku ZX-KRR Thailand, padahal belum tentu. Di STNK ZX-KRR asli akan tertulis Type: ZX 150, jika tidak itu adalah lokal, atau diimpor dari Thailand via KMI (untuk tahun 2002-2006). Hati-hati terhadap sticker imitasi ZX-KRR (karena sangat berbeda dengan yang asli), yang diakui penjual yang nakal sebagai yang orisinil. Selain itu tulisan Kawasaki di tangki ZX berwarna hitam, dan biasanya RR CKD warna putih dan sebagainya.
Pendapat lain:
Kalau mesin lansiran thn 2006 kebawah, bloknya ada yg 1878 & 1875. Kalau November 2006 ke atas adalah blok 1855.
Perbedaan secara signifikannya, kalau yang 1878 , dia punya seher itu rapet beserta dengan stangnya. Maka dari itu, dia punya tarikan tengah dan atas lebih dahsyat.
Sedangkan yang 1855 , dia punya seher beserta dengan stangnya agak celong dan tidak rapat. Maka dari itu, tarikan bawahnya lebih galak dibandingkan dengan tarikan atasnya.
KRR tahun 2002 – 2006 khususnya yang ZX atau KRR atau RR CBU, termasuk RR yang dimasukkan via KMI belum pake HSAS (High Performance Secondary Air System). Sedangkan yang tahun di atasnya, sudah pakai HSAS.
Sebenarnya HSAS ini menghambat lajunya motor, makanya banyak yang dilepas supaya motor bisa ngacir. Keluaran sekarang, konon super KIPS-nya suka nyangkut. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Penyakit yang kadang ditemui pada KRR CBU adalah skep karbu suka nyangkut, untuk mengakalinya diganti dengan PWK 28, PE 28 NSR dan sebagainya.
Pendapat berikutnya:
Sebenarnya karakter mesin dari KRR sendiri itu punya 4 blok mesin yang berbeda (1878, 1875 yang silver & gold , dan 1855 ). Itu yang menyebabkan KRR ini mempunyai kelebihan yang berbeda-beda. Konon kabarnya kalau yang dipake buat balap atau road race, blok yang 1878 silver (tapi pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena pada OMR kawasaki Ninja 150, hampir semua blok pada ikut, bahkan pemenangnya 1855, yang mungkin versi pdk gold)
Blok mesin kode 1878 konsumsi BBM-nya 1 liter bisa sampe 25 km, kalau kode 1855 kabarnya bisa sampe 30-35 km
Jadi kesimpulannya:
NINJA RR dan KRR sami mawon, alias sama aja. Cuma KRR/RR lama itu CBU dari Thailand dan model lama yang didatangkan oleh KMI punya sticker di fairing bawah bertuliskan ‘Ninja’ dan di buntut ‘RR gold”, sedangkan yang masuk via importir umum adalah sticker ZX gold dibuntut, dan tulisan ‘KRR’ di fairing bawah, sementara RR yang keluaran November 2006 ke atas sudah CKD (Completely Knock Down) alias sudah diassembly di sini.
Pelek ZX-KRR Thailand putih, RR CBU atau CKD hitam. Blok mesinnya beda, ZX-KRR Thai / RR CBU berkode 1878, power konon sedikit lebih besar, RR 1855 lebih ngejar akselerasi dan emisi buang supaya dapat Euro2.
Jadi bro n sis, yang punya atau memakai  KRR/RR/R sama saja, banggalah karena motor ini termasuk legend, bahkan KMI mengekspor ke negara Amerika Latin (Ninja  R), dan dulu Thailand pernah mengekspornya (KRR) ke benua yang sama. (Berbagai Sumber)

0 comments:

Post a Comment